30.7 C
Kendari
Kamis, 12 Maret 2026
iklan zonasultra
Beranda Daerah Bau-bau BPS: Penyitaan Garam Lokal akan Picu Inflasi

BPS: Penyitaan Garam Lokal akan Picu Inflasi

92
inflasi ilustrasi
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, BAUBAU – Penyitaan garam Lokal cap Malige oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kendari belum lama ini rupanya menuai polemik. Badan Pusat Statistik (BPS) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) memprediksi, penyitaan itu akan menyebabkan inflasi.

Kepala BPS Baubau Sudirman mengatakan, inflasi atau kenaikan harga ini dipicu akibat kelangkaan garam di Kota Baubau. Apalagi suplai garam di daerah itu dalam beberapa bulan ini sangat rendah.

“Dari beberapa bulan memang kita sudah kekurangan garam, lalu garam lokal kita terjadi bermasalah. Sementara konsumsi garam. Jadi kemungkinan bisa memacu inflasi di garam kita itu,” bebernya.

BACA JUGA :  Bentrokan Antar Kelompok Pemuda di Baubau, Seorang Polisi dan Wartawan Terluka

Ia mengatakan sejauh ini kebutuhan garam di Kota Baubau sangat tinggi. Garam tersebut sebetulnya menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat kota baubau.

“ini bisa fatal. Kebutuhan dan stok garam tidak sesuai, ini yang menjadi potensi besar naiknya harga,” tambahnya.

Bukan hanya itu, Kata dia, tindakan BPOM dalam penyitaan garam itu juga membuat pihaknya akan kesusahan mengumpulkan data inflasi/deflasi garam setiap bulannya. Selama ini garam lokal ini menjadi salah satu patokan penyajian data BPS.

BACA JUGA :  Cegah Rabies, Pemkot Baubau Eliminasi Anjing Liar

“Penyitaan garam Malige di tegah kelangkaan garam itu bakal membuat repot pihaknya. Sebab, garam tersebut menjadi salah satu data BPS Baubau dalam menyajikan data inflasi/deflasi setiap bulannya,” singkatnya. (B)

 


Reporter : CR3
Editor : Abdul Saban