

ZONASULTRA.COM, RUMBIA– Peminat untuk menjadi guru di kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), tergolong sangat kecil. Terbukti jumlah peserta yang mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Guru Garis Depan (CPNS GGD) tahun 2016 di daerah itu hanya diikuti 40 peserta dari 70 kuota yang disiapkan.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bombana Abd. Rauf Abidin mengatakan, kuota 70 orang CPNS GGD itu akan mengisi formasi yang telah ditentukan berdasarkan kebutuhan guru.
“Ada sembilan formasi, dengan rincian 32 orang untuk pendidikan guru sekolah dasar (PGSD), 10 untuk guru olahraga, 6 orang untuk formasi guru Bahasa Indonesia dan Matematika sebanyak 4 orang,” rinci Rauf yang didampingi Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Dikpora, Lukman, Kamis (15/9/2016).
Selanjutnya terdapat pula formasi untuk Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebanyak 2 orang, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 2 orang, PKn 4 orang, Seni Budaya 5 orang dan Bimbingan Konseling 5 orang.
Menurut Rauf, formasi tersebut akan diisi oleh CPNS GGD yang dinyatakan lulus setelah mengikuti ujian seleksi yang dilaksanakan serentak se-Indonesia hari ini. Nantinya mereka yang lulud akan ditempatkan di daerah terpencil.
“Mereka yang akan ditempatkan di Bombana sesuai formasi itu. Tidak harus dari daerah asal, bisa saja dari daerah lain dan dinyatakan lulus dalam Seleksi Aparat Sipil Negara (Satria) yang dilaksanakan serentak secara online,” ujarnya.
Rauf menambahkan, di Sultra terdapat 6 kabupaten dan kota yang juga melakukan Satria online yaitu Kota Kendari, Konawe, Kolaka, Baubau, Muna dan Wakatobi.
untuk diketahui jumlah pendaftar CPNS GGD di Bombana hanya terdapat sebanyak 40 orang dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Dari jumlah pendaftar itu, masih terdapat kekurangan sebanyak 30 orang sesuai dengan kuota formasi yang. (B)
Reporter : Jumrad Raunde
Editor : Rustam









