Gelar Kegiatan di Kendari, Kantor DP3A Konsel Kosong

274
Gelar Kegiatan di Kendari, Kantor DP3A Konsel Kosong
DP3A - Kondisi Kantor dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel. Tak ada satupun pegawai yang masuk bertugas pada Rabu (30/1/2019). (ERIK ARI PRABOWO/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO-Pemandangan kantor sepi kembali terjadi di pemerintahan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra). Kali ini giliran kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), dan parahnya tak ada satupun petugas yang bertugas hari ini, Rabu (30/1/2019).

Dari pantauan awak zonasultra.id saat mendatangi kantor tersebut pukul 9:30 hingga pukul 11:07 wita tak satupun pegawai yang masuk berkantor.

Saat dihubungi, Kepala Dinas (Kadis) DP3A Yuliana mengatakan, pihaknya tengah menggelar kegiatan sosialisasi di salah satu hotel di Kota Kendari.

BACA JUGA :  Cegah Corona, RAG Beri Bantuan Masker ke Warga Konsel

“Kita lagi di Srikandi ada sosialisasi human trafficking,” singkat Yuliana melalui pesan singkat.

Gelar Kegiatan di Kendari, Kantor DP3A Konsel Kosong Kedatangan awak zonasultra di kantor itu yakni untuk meliput tentang peran dinas tersebut untuk menanggapi tingginya kasus kekerasan anak di Kabupaten Konsel akhir-akhir ini.

Tercatat di bulan Januari 2019 saja kasus pemerkosaan anak yang dilakukan ayah kandungnya sendiri sudah ada dua kasus, belum lagi beberapa kasus bayi yang dibuang orang tuanya di akhir tahun 2018 lalu. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan.

BACA JUGA :  DPRD dan Dispar Konsel Sebut Media Sosial Penting Bagi Kemajuan Wisata

Sementara itu, salah satu ASN Humas pemda Konsel yang enggan disebutkan namanya membenarkan kegiatan tersebut. Ia mengatakan, dinas tersebut sedang mengelar sosialisasi Human Trafficking (Perdagangan manusia) dan Gerakan Nasional Anti Seksual Anak (GN-AKSA) bertempat di salah satu hotel di Kendari.

“Ia, ini ada kegiatan dibuka oleh pak Sekretaris Daerah (Sekda) dan ibu Kadis,” terangnya. (b)

 


Kontributor : Erik Ari Prabowo
Editor : Kiki