27.6 C
Kendari
Jumat, 19 Juni 2026
iklan zonasultra
Beranda Berita Politik Terinspirasi Pola Politik Walikota Surabaya, Paslon Rahmat Batalkan Kampanye Akbar

Terinspirasi Pola Politik Walikota Surabaya, Paslon Rahmat Batalkan Kampanye Akbar

104
LM.Rajiun Tumada dan Ahmad Lamani
LM.Rajiun Tumada dan Ahmad Lamani
 LM.Rajiun Tumada dan Ahmad Lamani
LM.Rajiun Tumada dan Ahmad Lamani

 

ZONASULTRA.COM, LAWORO – Terinspirasi dengan pola politik Walikota Surabaya Tri Risma Harini atau yang akrab disapa Risma, pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Muna Barat LM.Rajiun Tumada dan Ahmad Lamani (Rahmat) membatalkan kampanye akbar yang akan digelar Jumat (10/2/2017) besok.

Ketua Tim Rajiun Center Rahmat Apiti mengatakan pihaknya telah menetapkan akan merubah strategi karena terinspirasi dengan pola politik Risma dan mengisi hari kampanye akbar dengan hal-hal yang lebih positif.

BACA JUGA :  Banyak Pemilih Ganda Dalam DPT, Panwaslih Belum Rencana DKPP-kan KPU

“Risma itu menang tanpa melakukan kampanye akbar jadi kami telah sepakat merubah pola politik dan tidak akan melakukan kampanye akbar karena itu akan menimbulkan hal-hal negatif. Kita maksimalkan hari itu dengan menggelar konsolidasi dan apel pasukan di posko kemudian malamnya kita gelar doa bersama, itu lebih bermafaat,” kata Rahmat dihubungi via telepon selulernya, Kamis (9/2/2017).

Menurutnya kampanye akbar tidak memberikan edukasi politik kepada masyarakat karena tidak ada sesi dialogis dengan masyarakat.

BACA JUGA :  Masa Tenang, Alat Peraga Kampanye di 7 Daerah Pilkada Diturunkan

“Kampanye akbar itu hanya euforia semata, tidak ada nilai edukasi politik terhadap masyarakat yang mereka lihat hanya artis dan itu tidak menguntungkan bagi mereka,” ujarnya.

Rahmat Apiti juga menyatakan kampanye dialogis yang dilakukan selama ini sudah cukup bagi paslon Rahmat karena semua visi dan misi sudah disampaikan dan kebanyakan  masyarakat sudah paham dengan kepemimpinan Rahmat. (B)

 

Reporter: Laode Pialo
Editor: Jumriati