24.3 C
Kendari
Rabu, 22 April 2026
iklan zonasultra
Beranda Berita Politik Tim Derik-Syahriah Risau, Suket e-KTP Sudah Capai 3 Ribu Lebih

Tim Derik-Syahriah Risau, Suket e-KTP Sudah Capai 3 Ribu Lebih

64
"Sisir Kutu" Pemilih, Tim Derik – Syahriah Temukan 1500 lebih Pemilih Ganda di Puuwatu
PEMILIH GANDA - Muhammad Yahya menunjukkan data pemilih ganda Kecamatan Puuwatu, di kantor KPU Kendari Kamis (10/11/2016). Dalam satu kecamatan tersebut ditemukan kurang lebih 1500 pemilih ganda. (Muhamad Taslim Dalma/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Tim pemenangan Muhammad Zayat Kaimoeddin – Suri Syahriah Mahmud (Derik-Syahriah) risau dengan tingginya jumlah surat keterangan (Suket) KTP Elektronik (e-KTP) yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kendari. Total saat ini sudah 3 ribu lebih.

"Sisir Kutu" Pemilih, Tim Derik – Syahriah Temukan 1500 lebih Pemilih Ganda di Puuwatu
Muhammad Yahya menunjukkan data pemilih ganda Kecamatan Puuwatu, di kantor KPU Kendari Kamis (10/11/2016). 

Tim Pemenangan Derik-Syahriah, Muhamammad Yahya mengatakan jumlah tersebut dikeluarkan Disdukscapil 2 bulan terakhir, sebelum dan setelah penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) 6 Desember 2016. Dalam kaitannya dengan Pilkada penerbitan Suket tersebut harusnya dibatasi.

BACA JUGA :  Lagi Posko ADP-SUL Dirusaki

“Hampir dipastikan Suket itu untuk wajib pilih. Kalau untuk kepentingan lain saya kira tidak ada persoalan. Tiga ribu ini sudah harus dikontrol,” kata Yahya di Kendari, Senin (26/12/2016).

Tim Derik-Syahriah telah menyampaikan keberatan terkait penerbitan Suket e-KTP tersebut pada saat penetapan DPT oleh KPU. Kata Yahya, mestinya usai penetapan DPT tidak ada lagi Suket e-KTP untuk kepentingan wajib pilih sebab rawan mobilisasi warga luar daerah.

BACA JUGA :  Pengamat Politik: Jumlah Massa Kampanye Akbar Tak Berpengaruh pada Kemenangan Paslon

Saat ini Tim Derik-Syahriah terus memantau pertambahan jumlah Suket tersebut di Disdukcapil sebagai bentuk kontroling. Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) juga diminta peka terhadap kerawanan tersebut.

20 Desember 2016 lalu, data Suket e-KTP di KPU Kendari sudah mencapai 2.843. Ketua KPU Kendari Hayani Imbu mengatakan Suket bisa digunakan warga untuk memilih, sebab saat ini blanko e-KTP sedang kosong di Disdukcapil.(B)

 

Reporter: Muhamad Taslim Dalma
Editor : Tahir Ose