28.4 C
Kendari
Senin, 18 Mei 2026
iklan zonasultra
Beranda Artikel Kampus Tingkatkan Kualitas Lulusan, Prodi D-III Sanitasi UMW Kendari Gelar Workshop Kurikulum OBE

Tingkatkan Kualitas Lulusan, Prodi D-III Sanitasi UMW Kendari Gelar Workshop Kurikulum OBE

0
Tingkatkan Kualitas Lulusan, Prodi D-III Sanitasi UMW Kendari Gelar Workshop Kurikulum OBE
Program Studi D-III Sanitasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari menggelar Workshop Kurikulum Tahun 2026 di Aula OSCE UMW Kendari, pada Rabu, 13 Mei 2026.

ZONASULTRA.ID, KENDARI – Program Studi D-III Sanitasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari menggelar Workshop Kurikulum Tahun 2026 di Aula OSCE UMW Kendari, pada Rabu, 13 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri kesehatan lingkungan dan transformasi kesehatan nasional.

Ketua Program Studi D-III Sanitasi UMW, La Ode Tasrun mengatakan workshop tersebut difokuskan untuk memperkuat kualitas lulusan agar siap bersaing di dunia kerja, khususnya pada sektor sanitasi pesisir dan pertambangan yang menjadi karakteristik wilayah Sulawesi Tenggara.

“Melalui pembaruan kurikulum ini, kami ingin memastikan lulusan sanitasi tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keahlian spesifik yang mampu menjawab tantangan nyata di sektor pertambangan dan kawasan pesisir,” katanya melalui rilis pers, pada Senin (18/5/2026)

BACA JUGA :  Prodi Kesmas UMW Kendari, Terima 7 Mahasiswa Baru Pasca Sarjana (s2)

Ia mengukapkan bahwa Workshop ini mengusung pendekatan Outcome-Based Education (OBE), yakni sistem pembelajaran yang menitikberatkan pada capaian kompetensi mahasiswa setelah lulus. Penyusunan kurikulum dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan pakar, alumni, hingga mitra pengguna lulusan agar tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Dalam kurikulum baru tersebut, Prodi D-III Sanitasi UMW menghadirkan sejumlah penguatan kompetensi, di antaranya mata kuliah berbasis keunggulan wilayah seperti Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Masyarakat Pesisir serta Analisis Risiko dan Pemantauan Sanitasi Pertambangan,” tuturnya

BACA JUGA :  Prodi Sarjana Kesmas UMW Kendari Sukses Capai Target Program Kerja 2022

Selain itu, peningkatan kapasitas praktik lapangan juga menjadi perhatian utama melalui penambahan beban magang hingga 20 SKS. Langkah ini dilakukan agar mahasiswa memperoleh pengalaman langsung di industri, rumah sakit, maupun puskesmas.

“Tidak hanya itu, sistem penilaian mahasiswa juga dirancang lebih terukur melalui indikator capaian pembelajaran yang jelas. Dengan sistem tersebut, kompetensi lulusan sebagai pelaksana, komunikator, dan inspektor sanitasi diharapkan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional,” ujarnya

Melalui workshop ini, Universitas Mandala Waluya berharap mampu melahirkan lulusan sanitasi yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di era perkembangan industri dan kesehatan lingkungan yang terus berubah.

 

Kontributor: Sutarman