32.5 C
Kendari
Minggu, 01 Februari 2026
iklan zonasultra
Beranda Daerah Konawe Utara Awasi 13 Kecamatan, KPHP Konut Kekurangan Personil

Awasi 13 Kecamatan, KPHP Konut Kekurangan Personil

705
Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP)

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Bina Wahana XIX Konawe Utara masih kekurangan personil dalam melakukan pengawasan hutan di wilayah itu, mengingat daerah pengawasan tersebar di 13 kecamatan. Sehingga untuk meminimalisir penebangan kayu di kawasan itu dianggap masih kurang.

Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP)Kepala KPHP Konut Marwan Khalik mengatakan, pasca peleburan dinas kehutanan kabupaten ke dinas kehutanan provinsi personil yang ada di instansinya saat ini tinggal 20 orang. Hal tersebut berdampak pada tingkat pengawasan, apalagi Konut sendiri tersebar dalam 13 kecamatan.

BACA JUGA :  Jelang Lebaran Pemda Pastikan Produk Sembako di Konut Aman dari Kadaluarsa

Baca Juga : Lagi, KPHP Konut Amankan Kayu Tak Bertuan

“Keterbatasan personil menjadi kendala dalam melakukan pengawasan,” kata Marwan Khalik, Minggu (9/4/2017).

Lanjutnya, selain kekurangan personil, persoalan anggaran juga menjadi kendala yang dihadapi unitnya. Pasalnya, hingga saat ini dana operasional belum kunjung ada. Sehingga dalam melakukan patroli-patroli pengawasan masih di sekitar wilayah yang mudah dijangkau.

“Bayangkan kita mau patroli di bagian wilayah perbatasan dengan Sulawesi Tengah (Sulteng) otomatis butuh anggaran operasional, apalagi di wilayah Kecamatan Lasolo Kepulauan kan harus naik perahu, jadi harus sewa kapal. Sementara anggaran kita belum ada,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ditabrak Mobil, Satu Pengendara Motor Asal Konut Tak Sadarkan Diri

Baca Juga : Lagi, KPHP Konut Amankan Kayu Tak Bertuan

Menurutnya, kegiatan ilegal loging yang masuk pada kawasan marak terjadi pada beberapa kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Lembo, Andowia, Langgikima, Wiwirano dan Lasolo Kepulauan (Laskep). Sehingga untuk melakukan pengawasan, dibutuhkan kerjasama seluruh elemen yang ada baik masyarakat maupun pemerintah desa. (B)

 

Reporter : Murtaidin
Editor : Jumriati