27.7 C
Kendari
Kamis, 08 Oktober 2026
iklan zonasultra
Beranda Artikel Kampus Fakultas Sains dan Teknologi UMW Kendari Loloskan Satu Tim dalam Program Mahasiswa...

Fakultas Sains dan Teknologi UMW Kendari Loloskan Satu Tim dalam Program Mahasiswa Berdampak 2026

41
Fakultas Sains dan Teknologi UMW Kendari Loloskan Satu Tim dalam Program Mahasiswa Berdampak 2026
Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Mandala Waluya (UMW) berhasil meloloskan 1 dari 3 tim yang diusulkan dalam Proposal Mahasiswa Berdampak Program Aksara Mahasiswa Tahun Anggaran 2026.

ZONASULTRA.ID, KENDARI– Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Mandala Waluya (UMW) berhasil meloloskan 1 dari 3 tim yang diusulkan dalam Proposal Mahasiswa Berdampak Program Aksara Mahasiswa Tahun Anggaran 2026.

Capaian ini merupakan hasil dari persiapan yang dilakukan jauh hari sebelumnya, mulai dari membentuk dan mengidentifikasi mahasiswa yang memiliki potensi, menyusun tim, mengembangkan gagasan, hingga menentukan dosen pendamping yang sesuai dengan bidang dan kebutuhan masing-masing tim.

Program Mahasiswa Berdampak merupakan wadah kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

Program ini dibuka oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dalam proses persiapan, FST mendorong keterlibatan dan kolaborasi organisasi kemahasiswaan di lingkungan fakultas. Mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan gagasan berdasarkan potensi dan persoalan di masyarakat, kemudian membentuk tim dan mendapatkan pendampingan dari dosen yang memiliki kompetensi sesuai dengan tema yang diusulkan.

Tim yang berhasil lolos mendapatkan pendampingan dari Ibu Nurqomaria., sebagai ketua pembimbing, serta Dr.apt.Citra Dewi, dan Bapak Asfani Yuhadi sebagai anggota pembimbing.

Ketiganya secara intensif mendampingi mahasiswa dalam mematangkan gagasan, menyusun proposal, melakukan perbaikan, hingga mempersiapkan tim menghadapi proses seleksi.

BACA JUGA :  Prodi Sarjana Kesmas UMW Kendari Lakukan Intervensi Kesehatan ke 71 KK di Desa Pereoa

Dekan FST UMW Kendari, Titi Purnama menyampaikan bahwa Program Mahasiswa Berdampak memiliki nilai strategis karena memberikan ruang bagi perguruan tinggi untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat penting karena perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan solusi terhadap persoalan yang ada di masyarakat. Melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa, ilmu pengetahuan dan inovasi dapat diterjemahkan menjadi karya yang memiliki manfaat nyata dan berkelanjutan,” katanya melalui rilis pers, pada Kamis (8/10/2026)

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari proses persiapan dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat.

“Kami mempersiapkan program ini jauh hari sebelumnya. Kami mulai dengan mengidentifikasi mahasiswa yang memiliki potensi, membentuk tim, mengembangkan gagasan, kemudian menentukan dosen pendamping sesuai dengan kompetensinya,” bebernya

“Setelah itu, mahasiswa bersama para pembimbing bekerja keras mematangkan gagasan dan proposal melalui proses diskusi, pendampingan, serta berbagai perbaikan. Jadi, keberhasilan ini merupakan hasil dari proses yang panjang dan kerja bersama,” lanjutnya

Dekan FSL juga memberikan apresiasi khusus kepada para dosen pembimbing yang telah meluangkan waktu dan memberikan pendampingan secara serius kepada mahasiswa.

BACA JUGA :  Mahasiswa KKN-T UMW Kendari Gelar Penyuluhan Kesehatan di Desa Puuwonua

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ibu Nurqomariah, Ibu Citra, dan Bapak Asfany atas kerja keras dan komitmennya mendampingi mahasiswa. Keberhasilan mahasiswa tentu tidak terlepas dari peran pembimbing yang memberikan arahan, mengoreksi, menguatkan gagasan, dan memastikan proposal dapat disiapkan sebaik mungkin,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program tersebut bukan hanya tentang memenangkan kompetisi, tetapi merupakan proses pembelajaran untuk membangun kreativitas, kemampuan bekerja sama, kepedulian sosial, dan keberanian menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus.

“Kami ingin mahasiswa tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu membawa ilmu yang diperoleh di kampus untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Inilah salah satu bentuk nyata kehadiran kampus di tengah masyarakat,” tambahnya.

FST UMW berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi melalui kolaborasi dosen, mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, dan masyarakat.

Dari tiga tim yang dipersiapkan dan diusulkan, Alhamdulillah satu tim berhasil lolos. Capaian ini menjadi langkah positif bagi FST UMW dalam membangun budaya akademik yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

Kontributor: Sutarman