22.8 C
Kendari
Sabtu, 19 September 2026
iklan zonasultra
Beranda Daerah Kendari KPU Sultra Kekurangan Ratusan Ribu Logistik Pemilu

KPU Sultra Kekurangan Ratusan Ribu Logistik Pemilu

120
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Abdul Natsir
La Ode Abdul Natsir

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) Calon Anggota Legislatif (Caleg), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tinggal dua bulan lagi, tepatnya 17 April 2019. Jelang hari pemungutan suara itu, KPU Sulawesi Tenggara (Sultra) masih kekurangan 768.372 logistik di 17 kabupaten/kota.

Kebutuhan logistik yang semestinya terpenuhi adalah tinta sebanyak 15.630 botol, bilik suara 25.740 buah, kotak suara sebanyak 41.501 buah, sebanyak 996.457 keping segel. Keseluruhan kebutuhan itu akan digunakan di 7.815 tempat pemungutan suara (TPS) di Sultra.

Dari total kebutuhan tersebut, logistik KPU Sultra masih kurang yakni berupa tinta sebanyak 64 botol, bilik suara 247 buah, kotak suara sebanyak 270 buah, segel sebanyak 150.406 keping, serta kebutuhan hologram sebanyak 617.385 keping (sama sekali belum ada).

BACA JUGA :  Ini Langkah Bawaslu Sultra Hadapi Gugatan MK di 3 Daerah Pilkada

(Baca Juga : Pemilu 2019, Berikut Data Kekurangan Logistik KPU Sultra)

Ketua KPU Sultra Laode Abdul Natsir Muthalib mengatakan, semua kebutuhan itu persentasenya kecil sekali dan dalam proses pemenuhan yang masih dalam perjalanan ke Sultra. Terkecuali hologram belum ada semuanya di Sultra, bahkan seluruh Indonesia.

“Semuanya seperti di antaranya kotak dan bilik suara, segel, hologram, tinta, surat suara proses pengadaannya di KPU RI. Kecuali beberapa formulir oleh KPU Provinsi melaui katalog elektronik dan ada juga yang tidak melalui katalog,” ujar Abdul Natsir saat dihubungi, Kamis (14/2/2019)

BACA JUGA :  PSU Terkatung-katung, Mahasiswa Bombana Kumpulkan Koin Sumbangan

Selain itu, pria yang kerap disapa Ojo ini menyebut, kelengkapan TPS yang lain sudah diterima semua kabupaten/kota. Seperti sampul, sudah diterima semua jenisnya, namun ada beberapa beberapa kekurangan.

“Itu kondisi update kita per tanggal 14 Februari 2019,” ujar Ojo. (B)

 


Kontributor : Fadli Aksar
Editor : Muhamad Taslim Dalma