UMW Kendari Tarik 548 Mahasiswa KKN Tematik di Kecamatan Moramo

60
UMW Kendari Tarik 548 Mahasiswa KKN Tematik di Kecamatan Moramo
Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari, secara resmi telah melaksanakan proses penarikan sebanyak 548 mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dan Praktek Kerja Komunitas (PKK) di beberapa desa yang masuk wilayah Kecamatan Moramo dan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). (Istimewa)

ZONASULTRA.ID, KENDARI– Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari, secara resmi telah melaksanakan proses penarikan sebanyak 548 mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dan Praktek Kerja Komunitas (PKK) di beberapa desa yang masuk wilayah Kecamatan Moramo dan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Dalam penarikan ini dilaksanakan di Balai Kecamatan Moramo, Kabupaten Konsel, pada Selasa (11/6/2024). Dihadiri oleh berbagai pihak termasuk Camat Moramo, beserta stafnya, mantan Puskesmas Moramo, Rektor UMW, Kepala LPPM, Kepala Desa, Panitia, dan Mahasiswa peserta KKN Tematik dan PKK.

Proses penarikan ini menjadi penutup bagi perjalanan mahasiswa , selama 31 hari dalam menjalankan kegiatan KKN tematik dan PKK.

Rektor UMW Kendari, Ratna Umi Nurlilah mengucapkan terimakasih kepada pemerintah di kecamatan Moramo atas penerimaan 548 mahasiswa UMW Kendari yang terlibat dalam KKN tematik dan PKK.

Kata dia, dalam melaksanakan KKN tematik dan PKK, para mahasiswa membawa tema yakni mengidentifikasi permasalahan yang ada dilokasi KKN.

“Ini sebagai salah satu dasar dalam menyusun program kerja dalam melaksanakan KKN,” katanya melalui pesan Whatsap, Jumat (14/6/2024)

Ia mengukapkan, ada dua program mahasiswa UMW dalam melaksanakan KKN yaitu pertama, mengedukasi kesehatan pada masyarakat tentang permasalahan seperti hipertensi, HBsAg, pencegahan stanting dan Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) khusus bagi para siswa sekolah.

Kedua, memberikan pendampingan pada keluarga yang mengalami stunting mulai dari edukasi terkait pola makan, Treatment makanan yang bisa meningkatkan berat badan atau pertumbuhan, dan mencegah perbaiki stunting.

“Mahasiswa KKN juga membuat jamu herbal dan juga minuman herbal instan. Ada juga beberapa prodak dari daun kelor menjadi sebuah makanan seperti puding kelor, dan naget kelor. Ini tentunya bisa meningkatkan gizi bagi masyarakat,” bebernya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMW Kendari, La Djabo Buton mengucapkan rasa terimakasih kepada Kepala Camat Moramo, Hj Lisna, atas kesempatan yang diberikan oleh para mahasiswa UMW dalam melaksanakan KKN tematik di wilayah tersebut.

“Sehingga berbagai kegiatan intervensi fisik maupun non fisik, semoga sudah banyak para mahasiswa kkn dalam membatu untuk peningkatan kesehatan masyarakat di kecamatan Moramo,” ujarnya.

Kontributor : Sutarman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini