Hadiri Pengukuhan Kerukunan Keluarga Labora di Muna, Ini Pesan Ruksamin

3360
Hadiri Pengukuhan Kerukunan Keluarga Labora di Muna, Ini Pesan Ruksamin
Pengukuhan - Ketua Komite Seni dan Budaya Nusantara (KSBN) Sultra, Ruksamin saat melakukan foto bersama dengan Pengurus Kerukunan Keluarga Labora (KKL) yang baru saja dikukuhkan, yang dilaksanakan di SOR La Ode Pandu, Kota Raha, Minggu (21/5/2023). (Kasman/ZONASULTRA.ID).

ZONASULTRA.ID, RAHA – Pengurus Kerukunan Keluarga Labora (KKL) yang ada di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dikukuhkan di SOR La Ode Pandu, Minggu (21/5/2023).

Turut hadir dalam pengukuhan ini Ketua Komite Seni dan Budaya Nusantara (KSBN) Sultra, Ruksamin, Wakil Bupati Muna, Bachrun Labuta, Ketua Kerukunan Kesultanan Buton, Ketua Kerukunan Muna, Ketua Kerukunan Binongko, Ketua Kerukunan Keluarga Pinrang, Ketua Kerukunan Keluarga Sinjai Bersatu, Wajo, Goa, Gorontalo dan lainnya.

Pada pengukuhan ini, Harlin Barisala dikukuhkan sebagai Ketua KKL masa bakti periode 2022 – 2027.

Ketua KSBN Sultra Ruksamin mengucapkan selamat atas pengukuhan pengurus kerukunan keluarga Labora. Kata dia, dengan dikukuhkannya kepengurusan KKL ini merupakan organisasi kerukunan keluarga atau etnis ke-61 yang terdaftar di KSBN Sultra.

“Alhamdulillah, saya ucapkan selamat kepada seluruh pengurus KKL. Di Sultra ini dikatakan indah karena banyaknya etnis, suku dan budaya yang ada, salah satunya kerukunan keluarga Labora ini,” kata Ruksamin.

Menurut Bupati Konut ini, Sultra kaya dengan sumber daya alamnya, mulai dari sumber daya mineral, tambang, perikanan, pertanian, perkebunan dan lainnya. Namun ada satu kekayaan di Sultra yang tidak akan habis yakni dari segi adat, seni dan budayanya.

“Jadi, semakin banyak etnis, suku, budaya, adat dan lainnya di Sultra. Semakin terlihat di mana pun bahwa Sultra ini multi etnis dan beragam suku dan budaya,” ungkapnya.

Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) ini menambahkan, khusus etnis Labora ada banyak seni dan budaya diperlihatkan, mulai dari tarian bosu, tarian pogala dan lainnya. Untuk itu, ia berharap seni, budaya ataupun adat istiadat masyarakat Labora dapat dikembangkan dan dilestarikan yang akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Saya berpesan kepada masyarakat etnis Labora untuk terus melestarikan budayanya. Teruslah melakukan silaturahmi sesama kita. Labora adalah salah satu bagian dari Sultra,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Labora, Harlin Barisala yang baru saja dikukuhkan mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkab Mubar dan KSBN Sultra. Kata dia, dengan resmi dikukuhkannya KKL ini ia bertekad etnisnya harus sejajar dengan etnis lain yang ada di Sultra.

“Etnis Labora ini tersebar di seluruh penjuru Sultra, mulai dari seberang, pulau dan lainnya bahwa Labora sudah berdiri dan bertekad harus sejajar dengan etnis lain yang ada di Sultra,” ucapnya.

Harlin menjelaskan keberadaan kerukunan keluarga Labora merupakan salah satu etnis yang ada di Kabupaten Muna. Lanjut dia, etnis Labora merupakan bagian dari Muna yang memiliki keunikan dari seni dan budayanya.

“Keunikan dari etnis Labora adalah seni dan budaya tersendiri. Untuk itu, pada acara pengukuhan ini kita mengambil tema eksotisme budaya lokal di Sultra,” ujarnya.

Harlin menyampaikan bahwa di Sultra khususnya di Kabupaten Muna terdapat salah satu etnis yang kecil dan sekarang dapat duduk sejajar dengan etnis lain di Sultra. Kata dia, masyarakat Labora telah berkontribusi terhadap pembangunan yang ada di Muna, melalui karya-karya yang dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat Muna. (B)


Kontributor: Kasman
Editor: Jumriati

1 KOMENTAR

  1. Izin bertanya ini,,, apakah etnis labora itu berbeda dengan suku muna? Karena sependek pengetahuan saya, suku muna itu memiliki etnis yang sama

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini