Polresta Kendari Pastikan Jendela Rumah Fajar Hasan Bocor karena Tekanan Benda Kecil

137
Polresta Kendari Pastikan Jendela Rumah Fajar Hasan Bocor karena Tekanan Benda Kecil
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi didampingi tim Labfor Makassar usai olah TKP di rumah Fajar Hasan pada Sabtu (7/10/2023).(Ismu/Zonasultra.id)

ZONASULTRA.ID, KENDARI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari memastikan bocornya jendela rumah bacaleg DPR RI dapil Sultra, Fajar Hasan, akibat tekanan benda kecil.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi usai tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri cabang Makassar melakukan olah TKP dengan beberapa barang yang diamankan pada Sabtu (7/10/2023).

Kendati demikian, Fitrayadi tetap menunggu hasil dari labfor sehingga bisa disimpulkan apakah kejadian tersebut masuk dalam tindak pidana atau bukan.

“Karena kami tidak diperkenankan untuk ikut serta dalam olah TKP, barang bukti bila ada yang ditemukan langsung diamankan oleh tim labfor. Mungkin itu tidak bisa saya sampaikan,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Ini Penjelasan Polda Sultra Terkait Insiden Salah Tembak di Kendari

Hasil olah TKP sementara yang dilakukan tersebut masih sama seperti olah TKP sebelumnya yang belum bisa disimpulkan apakah kaca bocor karena senjata atau bukan.

“Namun, kesimpulan kami sementara, bocornya kaca itu akibat tekanan benda kecil. Kami belum bisa pastikan benda kecil seperti apa,” tambahnya.

Fitrayadi mengungkapkan bahwa hasil olah TKP Labfor Makassar baru akan bisa diketahui selama satu sampai lima hari setelah pengumpulan sejumlah bukti dan penelitian.

Sementara itu, Polresta Kendari merasa tidak perlu untuk melakukan uji Balistik karena tidak ada proyektil peluru yang ditemukan.

BACA JUGA :  Seorang Wanita di Kendari Jadi Korban Salah Tembak Polisi

Untuk diketahui, berdasarkan apa yang dilihat di TKP, kaca jendela rumah Fajar Hasan yang memiliki ketebalN 5 mm tembus dengan lubang sepanjang 2 cm dan lebarnya 1 cm. Kejadian itu diketahui Fajar saat bangun pagi pada pukul 08.00 WITA.

Ia mendapatkan informasi dari dalam rumah bahwa ada kaca jendelanya yang pecah. Ia sempat mencurigai bahwa rusaknya kaca jendela rumahnya bukan akibat lemparan biasa atau berasal dari lemparan batu.

“Kita tidak tau persis kapan kejadiannya karena tidak ada bunyi,” ungkapnya. (B)

 


Kontributor: Ismu Samadhani
Editor: Jumriati

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini